Saturday, November 2, 2013

Cesc Fabregas: Sepakbola Inggris lebih gila, lepas kendali, semua pemain menyerang, mereka terus merangsek maju

Oleh Sid Lowe

Permisi, dapatkah kamu tunjukkan di mana stasiun Cesc Fábregas?

Haha! Stasiun yang mana? Crouch Hill? Tidak begitu jauh dari tempat tempat tinggalku, lalu, Hampstead dan sebelumnya Barnet dan Enfield. Aku pernah lihat peta pemain sepakbola di internet. Yang tidak aku mengerti pertama kali adalah apa alasan orang-orang itu melakukannya. Jika dipikir-pikir, sangat menyenangkan namaku bisa menjadi sebuah petunjuk arah. Aku selalu merasa diterima; ada banyak rasa sayang terutama dari fans Arsenal. Aku rasa mereka sangat mencintaiku meskipun aku meninggalkan Arsenal. Tidak ada sakit hati, tidak pula kegetiran. Mereka tahu bahwa aku memberi segalanya selama delapan tahun, lalu datang sebuah masa di mana aku merasa tidak bisa memberi lebih, dan aku pergi untuk alasan yang sangat personal; pulang ke rumah, bermain untuk klub kesayangan, tempat di mana aku melewatkan masa kecil. Sangat penting bagiku pergi di waktu dan dengan cara yang tepat.

Pulang adalah sebuah pilihan yang bisa ditebak, pilihan yang mudah... Minggu ini adalah sepuluh tahun dari debutmu di Arsenal; Kamu masih berumur 16 tahun waktu itu. Itu pasti jauh lebih berat.

Sejujurnya, jauh lebih sulit saat balik lagi ke Barcelona di usia 24 tahun dari pada pergi ke London saat 16 tahun. Jauh lebih berat. Orang-orang mengatakan aku mengambil pilihan gampang: "Ah, dia akan bermain dengan Messi, dia pasti akan menang." Namun aku mengambil pilihan menantang: Aku harus dua kali bekerja lebih keras untuk merebut satu tempat. Aku sangat mandiri, tak gentar oleh tantangan, dan aku merasa tak akan kehilangan apapun ketika pergi ke London untuk pertama kali. Aku bermain di sistem pembinaan pemain muda, di tim Juvenil B, dan meskipun Barca menghargaiku, Gerard [Piqué] dan Leo [Messi] sudah dipromosikan ke Juvenil A sementara aku tetap di Juvenil B. Arsenal menawarkanku sebuah peluang untuk berlatih dengan tim tama, belajar Bahasa Inggris dan pengalaman dengan budaya yang berbeda, sepakbola yang berbeda. Dan aku pergi atas kemauanku sendiri untuk menikmati suasana baru dan belajar. Itu sebuah tantangan dari pada sebuah rasa takut. Arsenal adalah klub yang hebat. Mereka memberimu segalanya. Arsenal adalah sebuah keluarga, benar-benar sebuah keluarga. Fans akan ada di belakangmu, apapun yang terjadi. Aku tidak bisa pergi ke tempat yang lebih baik dari itu.

Apakah kamu akan kembali ke Arsenal?

Arsenal ada di dalam hatiku dan selamanya akan ada di sana. Aku tidak tahu apakah aku punya kesempatan untuk kembali dan bermain di sana suatu hari nanti, atau mungkin setelah gantung sepatu. Ini adalah sebuah klub yang selalu ada dalam hatiku dan selalu membuka pintunya untukku. Klub ini seperti sebuah keluarga bahkan seandainya tanpa pelatih. Aku yakin mereka akan memberiku sebuah peran. Sol Campbell sekarang ada di sana. Klub ini memberi peluang melalui staf kepelatihan. [Dennis] Bergkamp pernah kembali ke sana dua atau tiga kali dalam seminggu saat mengambil kursus kepelatihan. Oleh karena itu, Arsenal adalah sebuah klub yang menyenangkan dan selalu ada peluang untuk melakukan sesuatu dengan mereka.

Sebagai seorang pemain Arsenal, apakah kamu belajar sesuatu yang tidak mungkin didapatkan di Barcelona?

Aku tidak terlalu yakin akan hal itu tetapi, katakanlah begini, yang aku tahu saat di usia 16 aku berlatih dengan Thierry Henry, Bergkamp, [Robert] Pires dan [Patrick] Vieira. Aku memainkan 50 pertandingan saat umur 17; setahun kemudian, aku bermain di final Liga Champion; Dua tahun setelahnya, final piala Dunia. Ini mempercepat segalanya. Jika aku bertahan di Barcelona, segalanya akan lebih lambat. Arsenal membuatku menjadi pemain yang lengkap dalam pengertian apapun. Memberiku debut ketika aku masih berusia 16 tahun. Ketika aku berumur 18, mereka menjual Vieira sehingga mereka bisa menempatkanku di posisinya. Mereka mengatakan secara langsung untuk memberiku tanggungjawab. Mereka menjadikanku kapten ketika aku berumur 21 tahun… terlalu banyak hal yang membuatku sangat istimewa di tim itu.

Sebuah tim dengan gaya yang cocok untukmu?

Dalam urusan gaya bermain, Arsenal barangkali adalah tim yang sangat dekat dengan Barcelona: umpan satu dua dan banyak sentuhan. Barca sangat unik dan aku belajar lagi beberapa konsep ketika kembali, tetapi belakangan ini, Arsenal memainkan sepakbola yang paling menarik di Inggris, menghibur penonton. Orang suka menonton Arsenal dan aku bangga atas itu. Orang akan bilang: “OK, mereka belum memenangkan apapun. Tetapi, wow, aku akan mengeluarkan uang untuk melihat anak-anak itu bermain.” Sementara ada tim lain yang memenangi lebih banyak medali—aku tidak akan menyebut namanya—tetapi ketika mereka bermain orang akan bilang: ‘‘Mereka menang tetapi hanya itu saja’." Aku akan selalu merasakan kegetiran dalam diriku, kesedihan itu. Aku berharap pergi dari Arsenal dengan sebuah gelar.

Mengapa Arsenal Tidak Juara?

Ini sangat sulit, ...sangat sulit, ......sangat sulit, … [sebuah jeda panjang]. Aku tidak tahu. Ada banyak hal; selalu ada sesuatu. Aku ingat, misalnya, musim di mana Eduardo patah kaki. Itu memberi dampak kepada semua orang dan sejak itu kami mulai menurun. Kami sedang bersaing dengan Manchester United tetapi kami tidak bisa mempertahankannya. Kami selalu mendapat hal itu atau ada saja sesuatu yang membuat kami tergelincir. Kamu bertarung, lalu seseorang mendapat cedera. Hal-hal buruk terjadi, atau seseorang ingin pergi. Aku tidak tahu...

Apakah ada semacam masalah mental?

Pada akhirnya, ini adalah sebuah masalah mental, ya. Eduardo patah kaki dan kamu kalah di final piala Carling dari Birmingham, tim yang kemudian turun ke divisi satu. Kamu kalah dengan cara kamu harus kalah. ..Bayangkanlah itu! Sangat sulit untuk menang lagi, khususnya jika kamu masih sangat muda. Manajer memberi banyak kebebasan bagi pemain muda yang membuat mereka sangat bagus. Mereka sangat hebat karena manajer tidak memberi banyak tekanan. Akan tetapi jika hal buruk terjadi, hal itu sangat menyulitkan.

Apakah semestinya Wenger menuntut lebih banyak tanggung jawab? Haruskan dia lebih banyak memberi intervensi?

Bukan, bukan begitu. Ketika setiap orang masih sangat muda, sangat sulit menemukan seseorang yang berdiri dan mengatakan: Ayo, jangan berhenti! Karena kami adalah sebuah tim yang sangat muda, ada semacam sebuah perasaan ‘ah, lain kali’, kesempatan yang lain akan datang. Fans terus menyanyi dan mendukung juga. Itu sesuatu yang sangat hebat. Tetapi jika aku bermain buruk, aku menginginkan kritik. Tidak ada orang yang akan disiuli namun aku menginginkan tekanan, sebuah tuntutan. Kami sering mengadakan pertemuan dan mereka sangat membantu. Kami membuat segala sesuatunya masuk akal namun pengalaman adalah sesuatu yang tidak kami miliki. Kami menderita karena hal itu. Sekarang aku berpikir mereka menemukan sebuah keseimbangan. Mereka punya pemain-pemain yang memiliki banyak pengalaman seperti [Per] Mertesacker, Mikel [Arteta] dan [Lukas] Podolski.

Apakah Kesempatan Arsenal akan datang, pada akhirnya?

Aku sangat berharap begitu. Mereka memulai kompetisi dengan bagus. Mereka terlihat sangat kuat; mari kita lihat bagaimana akhirnya. Di Liga Primer kamu dapat bermain bagus lalu kalah dalam dua pertandingan dan kamu tergelincir secara cepat. Itu bisa terjadi tiba-tiba. Banyak hal ditentukan setelah Natal: tim yang bertahan sejak itu, yang dapat bangkit dari saat-saat menentukan di pergantian tahun akan meraih trofi.

Dapatkan Mathieu Flamini membuat sebuah perbedaan signifikan?

Ya, aku kira begitu, aku percaya itu. Dia pemain yang bagus, yang punya pergerakan brilian, yang memainkan sepakobola yang berbeda untuk Milan dan Mathieu mampu beradaptasi dengan bagus. Dia memahami peran gelandang tengah dan dia berlari sepanjang 13 km dalam setiap pertandingan, sebuah jumlah yang luar biasa. Aku gembira dia kembali.

Apa pendapatmu tentang perekrutan Mesut Özil?

Luar biasa. Jika kamu mendapat peluang untuk mendapatkan Özil, kamu tidak akan membiarkan lewat begitu saja. Dia sempurna dan cocok untuk Arsenal. Tidak masalah jika kamu sudah punya 7 atau 9 pemain dengan gaya yang sama karena mereka saling memahami satu sama lain. [Jack] Wilshere memiliki cara bermain yang sama, [Aaron] Ramsey, [Santi] Cazorla, [Tomas] Rosicky … Satu-satunya pemain yang berbeda barangkali [Theo]Walcott, tapi kamu membutuhkan pemain dengan tipe begitu karena, di akhir sebuah pergerakan, setelah umpan, umpan, dan umpan, kamu membutuhkan seorang Pedro: seorang yang akan muncul di antara ruang dan lawan, yang memberi kedalaman, memberi pilihan serangan dan mampu mencari ruang kosong. Kamu butuh seorang Walcott atau [Robin] Van Persie, yang pergerakannya luar biasa.

Apakah menyakitkan melihat Van Persie di United?

Aku tidak akan mengatakan "menyakitkan" ...

Tetapi kamu mengatakan: "Arsenal sangat bagus"?

Dia selalu mendapat nasib buruk dengan cedera. Aku tidak pernah menikmati sebuah musim tanpa gangguan cedera bersamanya. Ketika aku pergi, dia mendapat musim yang luar biasa, mencetak 30, 35 gol. Seandainya punya musim dengan Van Persie dalam kondisi terbaik kami akan sangat terbantu.

Apakah Özil dapat memberi gol?

Aku rasa dia akan sangat menikmati liga Inggris. Dia adalah pemain yang dapat memberi perbedaan di sepertiga lapangan. Umpan terakhirnya brilian. Dia akan lebih banyak punya ruang dan dengan ruang dia dapat membunuh lawan. Dia juga akan mencetak gol lebih banyak karena ada banyak peluang. Tidak ada pemain lain sehebat Ozil dalam memainkan peran mediapunta. Di Inggris, lawan akan terus menguntitmu, namun jika seorang pemain lawan menempel ketat, lebih mudah bagimu untuk bermain satu-dua sentuhan secara cepat dan melewatinya untuk mencari ruang kosong. Dalam urusan taktik-bertahan, lebih banyak perhitungan di Spanyol; lebih sulit mencetak gol di La Liga dari pada di Inggris.

Tetapi ada asumsi bahwa Liga Inggris lebih berat dari La Liga ...

Tidak mudah dijelaskan karena Liga Inggris lebih sukar untuk dimenangi namun di tingkat individu lebih gampang, sangat gampang untuk bersinar. Aku selalu berpikir Liga Inggris adalah kompetisi yang paling enak ditonton karena lebih banyak gol, lebih banyak peluang, lebih banyak kejutan. Namun sekarang Aku mengerti mengapa lebih banyak gol dan peluang: sepakbola Inggris lebih gila, lepas kendali, semua pemain menyerang, mereka terus merangsek maju.

Kenapa?

Keriuhan penonton menjadi bagian penting. Suporter bersorak dan bek sayap merangsek ke depan, lalu bek sayap lainnya berlari kencang ke depan dan teriakan suporter semakin riuh dan riuh. Sesekali ada perasaan kamu tidak punya waktu untuk berpikir, namun ini lebih merupakan sebuah pertanyaan mentalitas: ini perkara intuisi agresif, yang diciptakan oleh suasana pertandingan. Ini akan memotivasi namun juga berarti kamu bisa kehilangan kontrol. Di Spanyol, kerja sama tim lebih terbentuk; lebih banyak perhitungan taktik, lebih banyak kalkulasi posisi. Saat menonton sebuah pertandingan di Inggris—Aku tidak melewatkan setiap pertandingan Arsenal—aku sangat menikmatinya. Bagi seorang penonton, liga Inggris tidak ada bandingannya. Sepakbola Inggris memiliki keistimewaan ini, selain banyak hal hebat lainnya.

Apakah menurutmu itu mudah?

Aku tidak akan mengatakan lebih mudah. Namun jika kita bicara mengenai pemain seperti Özil, pertanyaaanya adalah soal ruang. Pemain sepakbola dengan gaya Spanyol, seperti [David] Silva atau Özil, jika punya waktu dua detik untuk berpikir, mereka akan memberi umpan karena ada ruang kosong. Lihatlah pemain seperti Silva di Inggris dan kamu akan berpikir: "keparat, dia hebat sekali!". Dalam hitungan detik ada ruang dan ada umpan. Di Spanyol, kamu melawan seorang Mario Suarez atau Gabi [keduanya bermain untuk Atlético Madrid] dan betapa hebatnya mereka! Di Spanyol, menutup ruang sangat ditekankan. Sementara di Inggris, permainan sangat cepat sehingga kamu dengan mudah mencari ruang jika kamu pemain bagus.

Xabi Alonso bilang pada Guardian bahwa mentekel bukanlah sebuah kualitas yang dikagumi di Spanyol. Jack Wilshere mengatakan bahwa tekel adalah sebuah hidangan utama di sepakbola Inggris yang tidak boleh hilang. Apakah dua posisi tersebut—sebuah manifesto—merangkum perbedaan sepakbola Inggris dan Spanyol?

Aku dapat memahami kedua pernyataan itu. Aku pikir saat mengatakan hal itu Xabi tidak sedang mengabaikan tekel namun merujuknya sebagai usaha terakhir. Itu terlihat bagaimana kami bermain di Spanyol: pemain belakang tidak menyapu bola secepat yang ia bisa. Di Inggris penyerang menyerbu maju, ping! Dan pemain belakang menyergap cepat, terbang, wheeee! Di Spanyol pemain belakang tidak terlalu cepat melakukan tekel. Bagi Jack, menurutku dia sedang bicara tentang bagaimana orang Inggris senang melihat para pemain belakang yang menerjang dengan tekel. Mereka menyukai itu. Kamu mentekel dan para superter akan bersorak untukmu dan itu akan membuat gentar lawan. Di Inggris, penonton menghargai pemain yang dapat menghentikan permainan. Namun ada seorang pemain yang bermain di kedua liga dan melakukan seni bertahan lebih baik dari semua pemain belakang: [Javier] Mascherano. Masche selalu menjatuhkan diri untuk mentekel dan dia juga selalu bisa mencuri bola dari lawan. Dia suka mentekel tetapi bukan sebagai usaha terakhir, tetapi lebih sebagai suatu keahlian khusus. Bagi dia, tekel adalah sebuah recurso [sesuatu yang harus anda lakukan] dan juga sebuah cualidad [sebuah kualitas, sesuatu yang anda kagumi]. Masche sangat luar biasa, sangat cerdas: dia tahu kapan mentekel, kapan tetap berdiri. Dia adalah pemain yang mengerti bagaimana memainkan sepakbola.

Bagaimana dengan Ramsey dan Wilshere?

Sebagus yang mereka inginkan. Mereka memiliki kualitas saat membawa bola dan mereka juga memiliki kemampuan fisik yang kuat. Stamina Ramsey spektakuler. Dia dan Flamini berada dalam kondisi paling bugar yang pernah aku lihat, mereka mampu menjelajahi lapangan. Wilshere sedikit berbeda dengan tipikal pemain Inggris lainnya. Dia bukan [Steven] Gerrard atau [Frank] Lampard, dia lebih sebagai pengumpan jarak pendek, seoarang "tocador"; pemain yang menggerakkan tim. Ramsey adalah seorang yang kamu tonton dan pikir, “Dia tidak memiliki kualitas spesifik namun dia melakukan segalanya, segalanya, dengan baik.” Sentuhannya sangat bagus, pergerakannya sangat bagus, dan sekarang dia mencetak gol sekaligus memberi umpan. Dia adalah seorang anak yang dalam sebuah tim, mengambil peranan sebagai pemain yang sangat berbahaya. Lebih dari itu, dia sekarang memiliki kepercayaan diri dan tanggung jawab.

Apakah kamu melihat sedikit dari dirimu dalam diri mereka?

Terkadang aku melihat sebaliknya. Saat aku berpikir menjadi kapten, tanggung jawab yang aku pikul, dan aku terkejut: bagaimana seorang seperti Ramsey melihat diriku? Aku menonton bagaimana Ramsey bermain sekarang, bagaimana dia terlihat bermain sangat lepas dan aku berpikir mungkin aku menutup jalannya. Aku bisa jadi menjadi sebuah halangan bagi perkembangannya. Terkadang seseorang harus pergi untuk memberi jalan agar yang lain berkembang dan mengatakan: “Aku di sini”. Saat Aku bicara tentang Ramsey, ini hanyalah sebuah contoh, anak itu mendapat cedera juga—aku dapat mengatakan hal yang sama untuk Jack. Yang sedang aku katakan adalah sebuah konsep, sebuah ide untuk tumbuh bagi seorang pemain. Tidak adanya halangan mental itu sangat penting. Keduanya memiliki masa depan yang cerah.

Dengan Manchester United yang sedang kesulitan, apakah ini kesempatan langka bagi Arsenal untuk memenangi liga?

Haha! Orang selalu punya opini United mengalami kemunduran.... sebuah penurunan, penurunan dan masa kejayaannya akan berakhir, akan berlalu...Tetapi mereka selalu berada di atas. Kamu jangan percaya mereka. Sepuluh tahun lalu aku tiba di Inggris dan sepanjang itu aku terkejut, selama 10 tahun orang mengatakan: “Lihatlah, tahun ini Manchester akan hancur”. Namun hal itu tak pernah terjadi. Ini adalah salah satu pertempuran yang aku menyerah beberapa waktu lalu. Kapanpun orang bilang kepadaku: "Manchester tidak akan sama tahun ini," Aku bilang: "Tidak, tidak, tidak, Manchester pasti akan berada di atas."

No comments:

Post a Comment